Cacing dan Lemper

Anda dan saya mungkin sama2 suka makan lemper. Tapi bilamana kita sama2 pergi memancing ikan, apa yang akan kita pakai pada ujung kail kita? Lemper atau cacing? Pasti cacing, karena kita tahu bahwa ikan suka dengan cacing dan tidak mau makan lemper. Ini adalah kenyataan sederhana yang dipahami semua orang.

Persoalannya, banyak orang dalam kehidupan sehari hari lupa akan hal ini. Mulai dari saat kita menjual produk, memimpin anak buat, berdiskusi dengan partner, mengundang tamu, ataupun merayu pelanggan. Kita selalu memakai lemper dan sering melupakan cacing.

Suatu waktu ada mahasiswa menanyakan: “ Pak, kita mau mengundang Gubernur untuk kita ajak berdiskusi di kampus tapi beliau selalu tidak mau hadir, bagaimana ya caranya mengundang supaya beliau mau?”

Undangan kampus untuk berdialog adalah “lemper”, mahasiswa suka, Gubernur tidak. Solusi cacing nya adalah, membuat surat: “ Bapak Gubernur yang baik, kami telah melakukan riset di 7 daerah selama setahun ini, tentang Gubernur yang memenangkan pemilihan umum berikutnya, dan selalu ada 5 kunci sukses. Kami ingin mempresentasikan sambil berdiskusi dengan bapak di kampus.“ Kemungkinan besar beliau akan mau datang, karena ikan suka dengan cacing, dan memenangkan pemilu adalah cacing yang menarik.

Mengundang saya makan siang sambil berdiskusi tentang bisnis anda, mungkin tidak menarik buat saya. Tapi mengundang dengan mengatakan bahwa anda telah mempunyai penawaran dari 10 pembicara terbaik Indonesia, dan punya brosur, jadwal, dan materi mereka, untuk perbandingan, akan membuat saya tertarik. Saya yang akan mengundang anda makan siang.

Mengajak diskusi seorang wanita cantik (maaf ini hanya umumnya, ya, hahaha selalu ada perkecualian) tentang politik, ekonomi, dan matematika, mungkin akan menjemukan. Menawarkan puisi, rahasia kecantikan, toko baju terbaru, informasi tempat tas Gucci dan Louis Vuitton asli dengan diskon 70%, akan menarik minat mereka. Seperti juga botox, spa, pemutih kulit, pelangsing tanpa efek samping, akan membuat diskusi anda menjadi hidup.

Salesman, Entrepreneur, Bisnisman, Dosen, dan setiap orang yang ingin maju, perlu belajar tentang cacing. Pemahaman akan ikan, membuat kita tahu cacing adalah yang diinginkannya. Pemahaman akan pelanggan anda, partner bisnis anda, kekasih anda, teman anda, anak buah anda, dan boss anda, akan memberikan pencerahan tetang apa yang mereka inginkan, apa yang menjadi mimpi mereka, apa yang ada dalam keinginan bawah sadar mereka.

Hal sederhana ini diharapkan dapat membuat pencerahan yang berguna ketika anda berbisnis atau berkomunikasi dan berhubungan dengan siapapun.

Dikutip dari Tanadi Santoso.