Mencius :Kita adalah mahluk yang mudah tertular

Pindah tiga kali.

Mencius, Meng Tzu.

Ketika masih sangat kecil, Mencius tinggal di dekat pasar. Pasar penuh dengan penjual ikan, sayur, daging, kuli, pencopet. Setiap hari dia bermain di pasar, berteman dengan orang2 pasar dan bahkan belajar mencopet disana. Ibunya sangat sedih dan memutuskan pindah sekeluarga.

Di tempat barunya, dekat kuburan, dalam waktu yang tidak lama Muncius kecil segera belajar bermain kubur mengubur, membersihkan makam, sembahyang orang mati, dan berteman dengan para penjaga kuburan. Ibunya kembali sedih dan memutuskan pindah lagi.

Tempat terakhirnya dekat sekolahan. Disini Mencius melihat para murid belajar dengan tekun. Iapun ikut belajar membaca, dan berteman dengan para orang bijak. Mencius tumbuh besar menjadi salah satu filsuf hebat dalam sejarah China.

Ungkapan Meng-Mu-San-Shin, ibu Mencius pindah tiga kali, adalah ungkapan umum tentang upaya ibu Mencius untuk memberikan lingkungan terbaik untuk anaknya dengan pindah rumah tiga kali.

Dalam kehidupan sosial dan bisnis, lingkungan sangat mempengaruhi kita. Social proof, bukti sosial, mengajarkan bahwa kita akan bertindak mengikuti nilai nilai yang dianut oleh sekeliling kita. Kita mengukur kebenaran dan budaya dari siapa teman kita, dan bagaimana budaya yang ada di perusahaan kita. Kita belajar dari teman dan rekan kita.

Dalam mengejar kesuksesan, kita membutuhkan lingkungan sosial yang menunjang arah kehidupan kita. Kita adalah mahluk yang mudah tertular. Sukses ditentukan dimana “tempat” anda berada. Salam sukses untuk semua.
Dikutip dari Tanadi Santoso.