Rujak dan sukses

Teori Rujak.

Rujak cingur yang enak di Surabaya, ada di jalan Atmajais, ada juga di Plasa Surabaya, atau di Embong Wungu, atau PTC, dan setiap orang punya kesukaannya sendiri sendiri.

Apa yang mebuat rujak menjadi enak? Sulit mendefinisikannya. Untuk bumbunya, petisnya kebanyakan malah memualkan, kacangnya harus pas, dan seterusnya. Sayuran nya harus enak, dan buahnya segar, tahunya harus juga baik menggorengnya, cingurnya jangan sampai berbau, dan kerupuknya juga penting.

Sesuatu hal kecil yang kurang, jadinya tidak lagi nikmat, kebanyakan sesuatu juga menjadi kurang enak. Harus “PAS”, harus dalam kwalitas dan kwantitas yang tepat.

Sukses juga seperti rujak, bagaimana menjadi sukses itu, menjadi hal yang sangat susah digambarkan. Pertanyaan yang tidak punya jawab pasti, seperti pertanyaan bagaimana membuat rujak yang enak?

Ada hal2 yang pasti, seperti buahnya harus segar, begitupun sukses, harus mau kerja keras. Tapi itu saja tidak cukup, masih banyak detail lain, semua harus pas.

Ada kata kunci penting: “Necessary but Not Sufficient.“ , “Hal itu penting, tapi itu saja tidak cukup.” Ini jadi sesuatu yang akan sering muncul dalam pencarian kita menuju sukses. Banyak elemen penting, banyak pula elemen tidak terduga.

Racikan rujak yang enak, butuh bahan yang baik, butuh ketepatan campuran bumbu. Butuh semuanya jadi “Pas”, begitupun racikan anda untuk menjadi “sukses”, ataupun “baghagia.”

Dikutip dari Tanadi Santoso.
Salam untuk anda.